Bertempat di Aula Bantarangin Poltekkes Malang Kampus Kabupaten Ponorogo, pada hari Senin 10 Juni 2024, telah diadakan sosialisasi peluang kerja di Jepang melalui program G to G. Acara ini terselenggara atas kerjasama antara Poltekkes Malang Kampus Kabupaten Ponorogo dengan PT ASD (Azza Salman Dewandaru).
Sosialisasi ini dibuka oleh Kaprodi D3 Keperawatan Kampus Kabupaten Ponorogo, Bu Endang Purwaningsih, S.Kep.,Ns., M.Kep. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi para peserta yang ingin bekerja di Jepang.

Dalam Acara ini dihadirkan narasumber dari PT ASD, yaitu Mas Eka (asli Kuningan) dan Abdullah (asli Bandung) yang merupakan peserta Program G to G angkatan pertama. Mereka saat ini masih bekerja di perusahaan Amasaki, Osaka Jepang.
Selain itu, hadir pula Mbak Septia Andika Putri, alumni Poltekkes Malang Prodi D3 Keperawatan Kampus Ponorogo lulusan tahun 2017, peserta program G to G angkatan 2019 yang sekaligus pengajar bahasa Jepang di ASD.

Dalam sosialisasi ini, dibahas tata cara menjadi peserta G to G sekaligus tata cara melamar pekerjaan di Jepang. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan tanya jawab dengan narasumber.
Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif bagi para peserta yang ingin bekerja di Jepang melalui program G to G. Selain itu, diharapkan juga dapat memotivasi para peserta untuk meningkatkan kompetensi diri agar dapat bersaing dalam seleksi program G to G.

Tentang Program G to G
Program G to G (Government to Government) adalah program kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang untuk penempatan tenaga kerja Indonesia di sektor kesehatan dan介護 (kaigo). Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Jepang yang semakin tinggi, khususnya di sektor kesehatan dan介護.
Persyaratan Peserta G to G
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 19 tahun dan maksimal 35 tahun
- Lulusan D3 Keperawatan atau D3 Kebidanan dengan IPK minimal 3.0
- Memiliki kemampuan bahasa Jepang minimal JLPT N5
- Sehat jasmani dan rohani
